Tampilkan postingan dengan label Selamat datang di blogspot saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selamat datang di blogspot saya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Agustus 2015

Clef C,G dan F Beserta Nada Dasar

Clef C,G dan F 
Beserta Nada Dasar Balok



1). Kunci C
Kunci C adalah kunci yang menunjukkan letak nada C, digunakan untuk menuliskan nada sedang (misal pada biola alto). Letak nada di garis paranada dengan menggunakan kunci C:
> Kunci C ada 5 macam yang ditulis pada masing-masing garis para nada, yang mempunyai fungsi masing-masing. Jika ditulis pada :
a. garis 1 = untuk menuliskan suara Sopran
b. garis 2 = untuk menuliskan suara Mezzo Sopran
c. garis 3 = untuk menuliskan suara Tenor
d. garis 4 = untuk menuliskan suara Bariton
e. garis 5 = untuk menuliskan suara Bass
> Nada yang sejajar dengan Tanda Kunci adalah nada c1



2) Kunci F
           Kunci F adalah kunci yang biasa digunakan untuk menuliskan nada-nada rendah, maka kunci F disebut juga kunci Bass. Letak kunci F pada garis paranada ada di garis keempat, maka menunjukkan nada F di garis keempat. Letak nada di garis paranada dengan kunci F
> Kunci F untuk menuliskan nada rendah ( Alto, Tenor, Bariton)
> Nada yang terletak pada garis ke 4 adalah nada f
3) Kunci G
·                       Kunci G adalah kunci yang bentuknya seperti kepala biola. Kunci G disebut juga kunci biola karena kunci G digunakan untuk menuliskan nada-nada tinggi. Kunci G digunakan untuk menunjukkan letak nada G pada garis kedua. Letak nada di garis paranada dengan kunci G
> Kunci G untuk menuliskan suara tinggi ( Sopran, Mezzo Sopran, Alto )
> Nada yang terletak pada garis ke 2 adalah nada g'
 Pada Piano Kunci G (Treble Clef) biasa digunakan untuk not balok yang akan dimainkan oleh tangan kanan. Sedangkan kunci F (Bass Clef) biasa digunakan untuk not balok yang akan dimainkan oleh tangan kiri. Penggunaan kunci G dan kunci F secara bersamaan disebut juga grand staff.
Gambar grand staff : 
 Perbedaan kunci G dengan kunci F adalah pada letak-letak nadanya di garis paranada. Gambar berikut akan menjelaskan perbedaannya.


C. Bentuk dan Nilai Not Serta Tanda Diam.
Sebuah not dapat mempunyai nilai 1/2 ketuk, 1 ketuk, 2 ketuk, 4 ketuk dan sebagainya. Hal ini tergantung dari birama yang dipergunakan sebagai satuan ketuknya. Dalam bab ini kita akan mempelajari bentuk dan nilai not serta tanda diam dengan menggunakan birama per-empat. artinya, Not yang dijadikan sebagai satuan ketuknya adalah Not 1/4. Perhatikan gambar berikut.

Bentuk dan nilai not serta tanda diam1
Bentuk dan nilai not serta tanda diam